Teknologi

Sukses hidroponik tumbuh dengan lampu LED

[ad_1]

Hidroponik – proses menanam tanaman tanpa menggunakan tanah – telah ada selama hampir dua abad. Pada paruh pertama abad ke-20, para peneliti di Berkeley dan University of California mempelajari hidroponik secara lebih mendalam dan mendorong produksi pertanian.

Selama beberapa tahun di tahun 1930-an, hidroponik dominan di dunia botani, dan para ilmuwan membuat klaim besar tentang peningkatan hasil panen dan penggunaan lahan yang lebih efisien. Tetapi pada tahun 1938 sebuah makalah pertanian oleh Dennis Hoagland dan Daniel Arnon membantah klaim berlebihan tentang hidroponik. Mereka berpendapat bahwa hidroponik memiliki banyak faktor pembatas, terutama kualitas dan kuantitas cahaya.

lampu tumbuh dalam ruangan

Hidroponik mendapat dorongan kemudian di abad ke-20 ketika lampu tumbuh dalam ruangan yang lebih efisien ditemukan. Namun, lampu tumbuh intensitas tinggi (lampu HID) masih memiliki beberapa kekurangan. Sebagai permulaan, mereka menghasilkan jumlah panas yang luar biasa. Di ruang terbatas, panas ini berarti bahwa kipas tambahan dan/atau sistem ventilasi yang rumit diperlukan. Panas dan cahaya yang intens dari cahaya pelepasan intensitas tinggi juga cenderung membakar tanaman.

Saat ini, hidroponik mendapatkan angin kedua berkat peneliti yang menanamnya dengan lampu LED. NASA, misalnya, sedang bereksperimen dengan tanaman air yang ditanam dengan lampu LED sebagai bagian dari penelitian berkelanjutannya ke dalam Sistem Pendukung Kehidupan Lingkungan Terkendali, atau CELSS. CELSS yang paling terkenal adalah Biosphere 2, sebuah pabrik kaca besar di gurun Arizona yang menggunakan hidroponik untuk menanam makanan.

Hidroponik masa depan

Sekarang tanaman hidroponik dapat ditanam menggunakan lampu LED dengan sangat efisien, hidroponik dapat memasuki era baru eksperimen dan penelitian. Karena lampu LED tidak memiliki efek samping yang tidak menyenangkan dari menghasilkan panas yang berlebihan dan jenis cahaya yang tidak perlu, lampu ini dapat digunakan di ruang kecil tanpa memerlukan kipas pendingin tambahan atau sistem ventilasi.

Seiring dengan kemajuan teknologi LED, spektrum cahaya yang dihasilkan oleh lampu LED tumbuh semakin ditingkatkan. Suatu hari nanti, hidroponik dan tukang kebun dalam ruangan lainnya akan dapat menanamnya dengan lampu LED yang dirancang khusus untuk tanaman atau rumput yang ingin mereka tanam. Tidak hanya NASA, tetapi setiap penggemar hidroponik akhirnya akan dapat mengatasi rintangan pencahayaan yang memadai yang telah lama diidentifikasi oleh Hoagland dan Arnon sebagai penghalang utama keberhasilan usaha hidroponik.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button